Si Babi dan Si Sapi
“Mengapa,” tanya seorang kaya kepada pengkotbahnya, “orang-orang menyebut saya pelit walau semua orang tahu jika saya meninggal saya meninggalkan semuanya ke gereja?”
“Akan saya ceritakan sebuah dongeng tentang babi dan sapi, “kata si pengkotbah.
“Babi kurang disukai sementara sapi dicintai. Ini membingungkan si babi. ‘Orang-orang bicara dengan hangatnya mengenai dirimu,’ kata babi kepada sapi. ‘Mereka berpikir kau pemurah karena setiap hari kau memberi mereka susu dan lemak. Tetapi bagaimana dengan aku? Aku memberikan mereka semua yang kumiliki. Aku memberikan dagingku. Aku menyediakan buluku untuk sikat. Mereka bahkan mengolah kakiku! Tapi tetap saja tidak ada yang menyukaiku. Kenapa demikian?’ Tahukah kamu apa yang dijawab si sapi?” Tanya sang pengkotbah. “Sapi berkata, ‘Mungkin itu semua karena aku memberikannya semasa aku masih hidup.’”
Baca dan renungkan maksud cerita ini…..
wow ko.. yang ini bagus.. buat sendiri?
jadilah murah hati karena keinginan dari diri kita.. seperti kalo kita kehilangan sesuatu, akhirnya kita menerima dan merelakan.. tetapi terkadang kita enggan untuk memberi..
Hendaknya kita tulus dengan apa yang kita berikan kepada teman2 kita tanpa pamrih..
Sebenarnya membebaskan dari keinginan dan harapan itu sulit, tapi ketika kita mempraktekkan ketulusan hati. hadiahnya adalah kebahagiaan di hati kita.. dan terlepas dari sakit hati..
BAH=BAGUS.. ANDA HEBAT.. ^^
karinaporing
February 24, 2009
wooo…
kata2mu hebat benar…
amfun2…
gak.. aq habis baca dari tempat lain.. terus aq tulis di sini… hehe..
rendy1990
February 24, 2009
tong..blogmu kok pancet?
intan
March 6, 2009
iya… hahaha…
rendy1990
March 9, 2009
blog mu tdk ada kehidupan lagi….yuhuuuu spada…spada…ada orang?
intan sugiarto
March 27, 2009
speda… speda…
orangnya baru dateng..wkwkw..
io… blogq uda lama tak terurus nih..
rendy1990
March 28, 2009